MANDALIKA — Pertamina Mandalika International Circuit menjadi tempat dua catatan penting pada Minggu (11/10/2026): Veda Ega Pratama finis keenam pada balapan Moto3 Indonesia, sementara Máximo Quiles mengunci gelar juara dunia 2026.
Veda naik satu posisi dari tempat start
Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Setelah 20 putaran, pembalap Honda Team Asia itu menyentuh garis finis di urutan keenam dengan selisih 12,017 detik dari Quiles.
Hasil tersebut memberi Veda 10 poin. Ia memang tidak mencapai podium, tetapi berhasil memperbaiki satu posisi dari grid dan menuntaskan balapan kandang di kelompok enam besar.
Di depan, Quiles menang dengan waktu 32 menit 36,821 detik. David Almansa dan Brian Uriarte menyusul di posisi kedua dan ketiga, sedangkan kemenangan Quiles memastikan gelar dengan lima seri tersisa.
Mandalika menjadi lokasi penentuan gelar
Bagi Mandalika, balapan ini tidak hanya menjadi satu putaran kalender. Sirkuit di pesisir Lombok itu menjadi lokasi penentuan gelar dunia kelas Moto3 sekaligus panggung bagi pembalap Indonesia menyelesaikan balapan kandangnya.
Konteks lokasi penting dibedakan dari hasil olahraga. Pemandangan pesisir dan kegiatan wisata di sekitar kawasan tidak membuktikan dampak ekonomi tertentu; data kunjungan dan transaksi tetap diperlukan untuk menilai dampak tersebut.
Foto arsip memberi konteks tempat
Foto artikel merupakan arsip kawasan sirkuit dan pesisir dari Bukit Merese pada 2022. Gambar itu membantu menunjukkan konteks tempat, bukan dokumentasi balapan Moto3 pada 11 Oktober 2026.
Rangkaian Grand Prix Indonesia masih berlanjut setelah Moto3. Moto2 dijadwalkan pukul 12.15 WIB dan balapan utama MotoGP pukul 14.00 WIB, atau satu jam lebih cepat dalam pembacaan waktu setempat WITA.
Pengunjung yang berada di kawasan tetap perlu mengikuti pengumuman penyelenggara, petunjuk transportasi, dan arahan petugas setelah sesi berakhir. Arus pulang dapat berbeda dari rencana kedatangan.
Dari sisi olahraga, yang telah terkonfirmasi adalah finis keenam Veda dan gelar dunia Quiles. Dampak lebih luas bagi kawasan Mandalika baru dapat dinilai setelah data resmi tersedia.
Berita lain di rubrik Wisata